Meningkatnya penggunaan layanan digital membuat keamanan informasi menjadi tantangan yang semakin
krusial bagi industri perbankan dan keuangan.
Tidak hanya menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, bisnis juga dituntut untuk menjaga
kerahasiaan data nasabah sekaligus memenuhi berbagai regulasi yang terus berkembang.
Namun, tanpa tata kelola keamanan informasi yang terstruktur, risiko seperti kebocoran data, gangguan
operasional, hingga penurunan kepercayaan stakeholder dapat menjadi hambatan serius bagi bisnis. Di tengah tingginya kebutuhan akan keamanan dan compliance, pendekatan konvensional
tidak lagi cukup untuk menghadapi risiko tersebut.
Mengapa ISMS Menjadi Semakin Penting?
Sertifikasi masih dipandang sebagai kebutuhan administratif belaka. Padahal, di balik sertifikasi tersebut,
terdapat Information Security Management System (ISMS). ISMS membantu bisnis membangun proses keamanan informasi yang terstruktur, mulai dari identifikasi risiko,
pengelolaan kontrol keamanan, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, perusahaan juga mampu meminimalisir human error.
Tanpa tata kelola keamanan yang jelas, risiko yang muncul bisa jauh lebih besar, seperti:
- Kebocoran data nasabah
- Gangguan operasional akibat serangan siber
- Kerugian finansial
- Penurunan reputasi bisnis
- Ketidakpatuhan terhadap regulasi
ISO 27001 & ISO 27701 dalam Mendukung Kepatuhan Regulasi
Regulasi keamanan informasi di Indonesia terus berkembang, terutama sejak hadirnya UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Bagi industri perbankan dan keuangan, tantangan juga muncul dalam memastikan implementasi tetap relevan dengan kebutuhan regulasi lokal seperti PBI dan POJK. Di sinilah pentingnya pendekatan yang tidak sekadar compliance di atas kertas.
Implementasi ISO/IEC 27001 memungkinkan organisasi membangun governance, risk management, dan security control yang lebih matang. Sedangkan ISO/IEC 27701 membantu organisasi memperkuat framework pengelolaan data pribadi dan privasi.
Dengan pendekatan berbasis risiko, organisasi dapat:
- Mengidentifikasi exposure keamanan
- Menentukan prioritas mitigasi risiko
- Menyiapkan dokumentasi kepatuhan yang lebih terstruktur
- Memperkuat audit readiness terhadap regulator maupun auditor eksternal
Strategi Bank of India Indonesia dalam Meningkatkan Keamanan Informasi
Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan informasi dan tata kelola risiko, PT Bank of India Indonesia berhasil memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001:2022. Pencapaian ini menunjukkan bahwa keamanan data tidak lagi diposisikan hanya
sebagai kebutuhan operasional, melainkan sebagai bagian penting dari strategi bisnis dan kepercayaan stakeholder.
Melalui implementasi ISMS yang terstruktur, Bank of India Indonesia memperkuat proses
pengelolaan risiko informasi sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Sertifikasi tersebut juga menjadi bukti bahwa organisasi telah menerapkan praktik terbaik internasional
dalam menjaga keamanan data dan keberlangsungan layanan perbankan.
Bagi industri perbankan dan keuangan, langkah ini memberikan nilai tambah yang signifikan,
terutama dalam meningkatkan kepercayaan nasabah, regulator, mitra bisnis, dan investor.
Dalam proses pencapaian sertifikasi tersebut, Q2 Technologies turut mendukung melalui pendekatan assessment, audit readiness, serta penyusunan roadmap perbaikan yang membantu implementasi berjalan lebih terarah dan terukur.
Implementasi ISO 27001 Lebih Efektif bersama Q2 Technologies
Implementasi standar keamanan informasi membutuhkan pendekatan yang lebih strategis. Q2 Technologies memfasilitasi bisnis untuk mempersiapkan implementasi ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27701 melalui pendekatan berbasis risiko yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan regulasi di Indonesia.
Pendekatan yang dilakukan mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari:
- Regulatory gap analysis
- Audit readiness assessment
- Evaluasi cyber risk dan IT governance
- Penyusunan remediation roadmap
- Prioritas action plan untuk peningkatan compliance
Dengan kombinasi pemahaman terhadap lanskap regulasi lokal dan best practice global, bisnis dapat membangun keamanan informasi yang lebih matang, scalable, dan berkelanjutan.
Tingkatkan Standar Keamanan dan Kepercayaan Bisnis Anda bersama Q2 Technologies
Semakin berkembangnya layanan digital membuat kebutuhan akan keamanan informasi menjadi semakin penting,
terutama bagi sektor perbankan dan jasa keuangan. Melalui implementasi ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27701, bisnis dapat meningkatkan tata kelola keamanan data sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Sebagai bagian dari CTI Group, Q2 Technologies membantu bisnis memulai proses evaluasi risiko dan persiapan sertifikasi dengan pendekatan yang lebih terarah, berbasis risiko, dan relevan dengan tantangan keamanan modern.
Hubungi tim Q2 Technologies sekarang untuk konsultasi lebih lanjut.
Penulis: Angela Merici Retna Perwitasari
Content Writer Intern CTI Group
