6 Langkah Lindungi Aset Digital dengan Layanan VAPT

Ancaman terhadap aset digital semakin terus meningkat setiap tahunnya. Verizon 2026 Data Breach Investigations Report mengungkap eksploitasi kerentanan menjadi initial access vector paling umum dalam dataset pelanggaran yang dianalisis, mencapai 31 persen, naik dari tahun sebelumnya. Lebih mengkhawatirkan, hanya 26 persen kerentanan kritis yang masuk katalog CISA Known Exploited Vulnerabilities (KEV) yang dilaporkan telah sepenuhnya diremediasi organisasi pada 2025.

Data ini menunjukkan bahwa mengetahui adanya celah saja belum cukup, organisasi perlu menguji apakah celah tersebut benar-benar dapat dieksploitasi dan seberapa besar dampaknya terhadap aset digital. Bagi sektor finansial dan institusi yang mengelola data sensitif, kebutuhan tersebut semakin penting.

Di Indonesia, OJK terus memperkuat ketentuan terkait tata kelola IT, manajemen risiko, serta ketahanan dan keamanan siber. PADK OJK Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum, menegaskan bahwa perkembangan IT dapat memunculkan risiko yang perlu diidentifikasi, dimitigasi, dan dikendalikan agar tidak mengganggu bisnis perbankan. Dalam konteks tersebut, VAPT (Vulnerability Assessment and Penetration Testing) bukan hanya aktivitas teknis untuk mencari bug, tetapi bagian dari pendekatan proaktif untuk memahami exposure, memvalidasi efektivitas kontrol keamanan, dan menyediakan bukti pengujian yang dapat mendukung kebutuhan audit.

Apa itu VAPT dan Perbedaannya dengan Penetration Testing?

VAPT (Vulnerability Assessment and Penetration Testing) merupakan pendekatan pengujian keamanan yang menggabungkan dua aktivitas berbeda tetapi saling melengkapi yakni vulnerability assessment dan penetration testing.

Secara sederhana perbedaan antara keduanya:

Vulnerability Assessment = mencari dan mengidentifikasi celah

Penetration Testing = menguji dan mengeksploitasi celah secara terkendali untuk mengetahui dampaknya

Pada vulnerability assessment, sistem, aplikasi, jaringan, atau aset digital diperiksa untuk menemukan kelemahan seperti konfigurasi yang tidak aman, software yang belum diperbarui, atau vulnerability yang telah diketahui. Hasil assessment dapat dikategorikan dan diprioritaskan berdasarkan tingkat risikonya.

Sementara itu, penetration testing menggunakan pendekatan simulasi serangan yang terkontrol untuk mengetahui apakah kerentanan tertentu benar-benar dapat dimanfaatkan dan sejauh mana dampaknya terhadap sistem.

Karena itu, keduanya sebaiknya tidak dianggap sebagai aktivitas yang sama. Karena vulnerability assessment membantu menjawab “di mana celahnya?”, sedangkan penetration testing membantu menjawab “seberapa jauh celah tersebut dapat dimanfaatkan?”

NIST melalui SP 800-115, Technical Guide to Information Security Testing and Assessment, juga menekankan pentingnya proses pengujian keamanan yang terstruktur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pengujian, analisis temuan, hingga penyusunan strategi mitigasi.

Dengan menggabungkan keduanya, VAPT memberikan gambaran keamanan yang lebih komprehensif dibandingkan hanya mengandalkan vulnerability scanning.

Mengapa Sektor Finansial & FSI Wajib Menggunakan Layanan VAPT?

Sektor finansial memiliki karakteristik yang membuat keamanan digital menjadi prioritas: volume data sensitif tinggi, layanan digital yang selalu tersedia, integrasi dengan banyak pihak, serta konsekuensi bisnis yang besar apabila terjadi kompromi sistem.

Satu celah keamanan pada internet-facing application, API, network infrastructure, atau sistem internal dapat menjadi titik awal serangan yang lebih luas. Ketika celah tersebut berhubungan dengan data nasabah, transaksi, identitas, atau sistem pembayaran, dampaknya tidak lagi terbatas pada satu aplikasi.

Karena itu, layanan VAPT dapat membantu institusi mendapatkan perspektif yang lebih realistis mengenai kondisi keamanan aset digitalnya.

Beberapa manfaat utamanya meliputi:

  • Mengidentifikasi kerentanan sebelum dimanfaatkan attacker
  • Memvalidasi tingkat risiko dan kemungkinan eksploitasi
  • Melindungi data dan aset digital yang kritikal
  • Mendukung proses remediation dan risk prioritization
  • Menyediakan evidence untuk kebutuhan audit dan compliance
  • Membantu meningkatkan security posture secara berkelanjutan

Kebutuhan ini semakin relevan karena regulator Indonesia terus memperkuat tata kelola dan keamanan IT di sektor keuangan. OJK, misalnya, melalui ketentuan terbaru untuk bank umum yang menempatkan identifikasi, mitigasi, dan pengendalian risiko IT sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan teknologi informasi.

Dengan demikian, VAPT sebaiknya tidak diposisikan hanya sebagai proyek compliance yang dilakukan ketika audit akan berlangsung. Pengujian keamanan yang dilakukan secara berkala dapat membantu organisasi menemukan risiko sebelum risiko tersebut berubah menjadi insiden.

Metodologi Pengujian Keamanan Q2 Technologies: Black Box vs White Box vs Grey Box

Tidak semua pengujian keamanan membutuhkan pendekatan yang sama. Mulai dari scope, tujuan assessment, jenis aplikasi, arsitektur sistem, serta kebutuhan bisnis akan menentukan metode pengujian yang paling sesuai.

Q2 Technologies menawarkan tiga pendekatan yang umum digunakan untuk pengujian keamanan, yakni Black Box Testing, White Box Testing, dan Grey Box Testing.

Black Box Testing

Black Box Testing mensimulasikan perspektif attacker eksternal yang memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki informasi internal mengenai sistem target. Penguji berusaha memahami attack surface dari luar, kemudian melakukan pengujian terhadap aset yang dapat diakses sesuai scope yang telah disepakati.

Pendekatan ini dapat memberikan perspektif yang mendekati kondisi ketika organisasi menghadapi attacker eksternal. Fokus utamanya terkait bagaimana sistem terlihat dan dapat diserang dari perspektif pihak luar?

White Box Testing

White Box Testing memberikan informasi internal yang lebih lengkap kepada penguji, misalnya arsitektur, konfigurasi, dokumentasi teknis, atau source code sesuai scope pengujian.

Dengan informasi tersebut, penguji dapat melakukan assessment yang lebih mendalam dan mengevaluasi area yang mungkin tidak terlihat dari perspektif eksternal. Fokus utamanya apakah terdapat kelemahan di dalam sistem yang dapat ditemukan melalui pengujian dengan informasi internal yang lebih lengkap?

Untuk memilih metodologi pengujian keamanan yang tepat, Q2 Technologies dapat menyesuaikan pendekatan pengujian dengan kebutuhan dan kondisi spesifik klien.

Dalam beberapa kasus, Black Box Testing dapat memberikan perspektif yang lebih relevan terhadap external attack surface. Sementara untuk kebutuhan assessment yang lebih mendalam, White Box Testing dapat memberikan visibilitas tambahan terhadap aplikasi maupun arsitektur internal.

Pemilihan metodologi sebaiknya dilakukan sejak tahap scoping agar objektif, attack surface, rules of engagement, dan output pengujian dapat ditentukan secara jelas.

Grey Box Testing

Grey Box Testing menggabungkan kemampuan metodologi White Box Testing dan Black Box Testing sebagai jalan tengah. Metode ini memungkinkan penguji mendapatkan informasi tentang sistem dan akses ke sistem. Informasi yang didapatkan antara lain topologi, tata cara penggunaan sistem, fitur sistem, arsitektur, serta komponen pendukung lain yang relevan.

Dalam metode Grey Box Testing, penguji terlebih dahulu mengimplementasikan metode Black Box Texting untuk melakukan simulasi serangan dari luar. Pengujian ini bertujuan untuk membuat simulasi serangan dari pengguna dan sistem eksternal.

Memenuhi Standar Audit IT dengan Laporan VAPT yang Akuntabel

Laporan VAPT bukan sekadar daftar vulnerabilitas. Bagi enterprise di sektor finansial, laporan harus mampu menjawab pertanyaan yang lebih penting terkait apa masalahnya, seberapa serius risikonya, bagaimana vulnerabilitas tersebut dapat dimanfaatkan?, apa dampaknya, dan apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya.

Laporan VAPT yang baik setidaknya perlu memberikan gambaran mengenai beberapa hal sebagai berikut:

  • Scope dan aset yang diuji
  • Metodologi pengujian
  • Temuan dan tingkat severity
  • Evidence atau bukti pengujian
  • Potensi business impact
  • Rekomendasi remediation
  • Status atau hasil retesting
  • Executive summary untuk management

Pendekatan ini membuat laporan dapat digunakan oleh dua kelompok sekaligus. Bagi tim teknis, laporan memberikan informasi yang cukup untuk melakukan remediation.

Bagi management dan auditor, laporan memberikan gambaran mengenai security posture, risiko yang ditemukan, prioritas perbaikan, serta evidence bahwa pengujian telah dilakukan.

NIST SP 800-115 juga menempatkan analisis hasil pengujian dan pengembangan strategi mitigasi sebagai bagian penting dari proses security testing, bukan sekadar aktivitas menemukan vulnerability.

Untuk itu, laporan VAPT yang akuntabel menjadi salah satu output penting untuk menghubungkan temuan teknis dengan kebutuhan risk management dan audit IT.

6 Best Practices Agar Proyek Penetration Testing Berjalan Efektif

Penetration testing yang efektif tidak hanya bergantung pada kemampuan penguji. Persiapan internal, koordinasi antar tim, lingkungan yang tepat, serta proses remediation juga sangat menentukan kualitas hasil pengujian.

1. Penjadwalan di Waktu yang Tepat

Penetration testing sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan criticality sistem.

Hindari periode peak transaction, major business event, atau maintenance window yang dapat meningkatkan risiko gangguan operasional. Jadwalkan pengujian bersama tim IT, security, application owner, dan business owner agar seluruh pihak memahami kapan pengujian dilakukan dan apa dampaknya.

2. Kesiapan Target Pengujian (Fitur QA & UAT)

Pastikan target pengujian berada dalam kondisi yang siap. Untuk aplikasi yang baru dikembangkan atau mengalami perubahan besar, proses QA dan UAT sebaiknya telah dilakukan sebelum penetration testing dimulai.

Dengan begitu, tim penguji dapat lebih fokus pada security weakness daripada menemukan functional bug yang seharusnya telah ditangani pada tahap QA.

3. Isolasi Environment Pengujian, Remediasi, dan Retesting

Jika memungkinkan, gunakan environment pengujian yang terisolasi dan representatif terhadap kondisi production. Isolasi membantu mengurangi risiko pengujian berdampak langsung terhadap layanan produksi.

Setelah vulnerability ditemukan dan dilakukan remediation, lakukan retesting untuk memastikan perbaikan benar-benar efektif.

4. Perencanaan Proses Remediasi dan Change Management

Temuan VAPT bukan akhir dari proyek. Setiap vulnerability perlu dikategorikan berdasarkan severity, impact, dan prioritas bisnis agar remediation dapat dilakukan secara terarah.

Perubahan konfigurasi, patch, code modification, maupun perubahan security control juga perlu mengikuti proses change management organisasi. Dengan pendekatan tersebut, proses perbaikan dapat dilakukan tanpa menciptakan masalah baru pada sistem.

5. Retesting pada Environment yang Konsisten

Retesting harus dilakukan pada environment yang konsisten dengan pengujian sebelumnya. Jika environment, konfigurasi, atau versi aplikasi berubah secara signifikan, hasil retesting dapat menjadi sulit dibandingkan dengan hasil assessment awal.

Karena itu, dokumentasikan versi aplikasi, konfigurasi penting, scope, dan kondisi pengujian agar hasil sebelum dan sesudah remediation dapat dibandingkan secara akurat.

6. Kesepakatan Format Laporan Sejak Kick-off Proyek

Jangan menunggu hingga penetration testing selesai untuk menentukan seperti apa laporan yang dibutuhkan. Sejak kick-off, sepakati kebutuhan output bersama stakeholder terkait.

Misalnya executive summary untuk management, technical finding untuk tim IT/security, severity dan risk rating, evidence, remediation recommendation, retest result, dan format yang dibutuhkan untuk kebutuhan audit. Dengan kesepakatan sejak awal, laporan akhir dapat langsung digunakan oleh masing-masing stakeholder tanpa membutuhkan banyak penyesuaian tambahan.

Dapatkan Layanan VAPT dari Q2 Technologies

Yakin aset digital Anda aman? Pastikan perusahaan Anda proaktif memukan vulnerability agar terhindar dari serangan digital dengan layanan VAPT dari Q2 Technologies.

Sebagai bagian dari CTI Group, Q2 Technologies memastikan organisasi Anda dapat melakukan pengujian keamanan secara terstruktur melalui pendekatan Black Box maupun White Box sehingga dapat mengidentifikasi kerentanan, memvalidasi risiko melalui penetration testing, sekaligus mendapat laporan VAPT yang detail dan akuntabel.

Hubungi tim tim Q2 Technologies untuk mendiskusikan kebutuhan VAPT, penetration testing, dan security assessment sesuai kebutuhan lingkungan bisnis Anda.

Penulis: Ervina Anggraini – Content Writer CTI Group

Share On:

NEW UPDATES

6 Langkah Lindungi Aset Digital dengan Layanan VAPT

Resertifikasi ISO 27001: Sudah Siap Hadapi Ancaman Baru?

Otomatisasi Laporan Keuangan: Langkah Praktis Mengelola Beban Pelaporan Regulasi

Kenali 4 Tantangan Sistem Pelaporan AML PPATK di Industri Keuangan

Kenali CyberArk PAM: Solusi Privileged Access Management untuk Lindungi Akses Kritis Enterprise

Risiko Kebocoran Data Makin Tinggi? Cek Peran Sertifikasi ISO 27001 bagi Bisnis

Share On:

Privacy Policy

At PT Q2 Technologies, ensuring the privacy and security of your personal data is of utmost importance to us. As you navigate through our website, q2.co.id, collectively referred to as this “Website”, we strive to create a safe and trustworthy environment for all users.

This Privacy Policy establishes the terms governing your use of our website between you (“you” or “your”) and PT Q2 Technologies. By accessing our website, you acknowledge that you have reviewed, understood, and consent to be bound by this Privacy Policy.

1. Personal Data We Collect

When utilizing or engaging with our Website, we may gather or receive various types of data, collectively referred to as "Personal Data", including but not limited to:

  1. "Personal Data," such as your name, email, contact details, or any other personal content provided to us via forms on our website or other means of communication (e.g., email, phone, mail, etc.).
  2. "Technical Information," such as browser type, operating system, device type, IP address, and similar technical data typically obtained automatically from browsers or devices when interacting with our Website. This may also encompass the referring URL that directed you to our website.
  3. "Usage Information," such as the pages visited on our website, click activity, searches conducted, and other related data on how you have utilized our website. This category may also encompass details regarding your interaction with emails, including whether you opened, clicked on links, or received them. We are committed in handling such personal data in accordance with applicable laws and regulations.

2. The Methods We Use to Collect and Receive Personal Data

Depending on the type of Personal Data, we collect or receive it through various channels, including but not limited to the following conditions:

  1. When you voluntarily share your Personal Data with us. For instance, when you subscribe to our newsletter or fill out our online form to request contact.
  2. By using cookies and similar technologies. These technologies help us analyze how our Website is utilized and tailor content that is pertinent to you. They also assist in delivering more relevant advertisements on our own or third-party sites.
  3. Information obtained from third-party sources. This encompasses information acquired through various business support tools and services we utilize, such as Website, analytics services, etc., as well as public sources like social media sites. We may merge the Information from these sources with other data we possess to maintain updated records and provide you with pertinent content.

3. The Purposes

We utilize your Personal Data for the following purposes:

  1. Processing your inquiries and responding to your requests, such as when you reach out to learn more about our products or services.
  2. Sending you information related to our services and products that we believe may be of interest to you, such as an invitation to our upcoming events, follow-up by WhatsApp blast and/or call, newsletters, or updates on products and services. These communications are sent to you either based on your explicit consent or when we have a legitimate interest in marketing our products and services. You always have the option to opt out of receiving invitation, newsletters, and/or updates on products and services.
  3. Understanding how you interact with our Website and tailoring it to align with your interests, past actions, and preferences. We do this to enhance our Website, diagnose any issues, and improve your experience while navigating through them.
  4. Preventing fraud or harm to us or any third party, and ensuring the security of our network and services, which is in our legitimate interest.
  5. Complying with our legal obligations and exercising and enforcing our legal rights as necessary for PT Q2 Technologies.
  6. Utilizing certain third-party marketing and advertising networks to assist in marketing our products on our website and third-party Website.

4. Who We Share Your Personal Data With

To facilitate our business operations and the functioning of our Website, we may disclose your Personal Data to various third parties, including:

  1. Our global branches and subsidiary companies.
  2. Third-party service providers aiding in the operation of our Website, such as hosting companies, recruitment platforms and agencies, payment processors, business management, and email distribution service providers, and similar service providers. These entities are authorized to use your personal data solely to provide these services to us.
  3. When compelled by law, such as to comply with court orders, search warrants, regulatory orders, subpoenas, and other lawful requests from public authorities, including those for national security or law enforcement purposes.
  4. Legal authorities, consultants, advisors, or service providers required to investigate, respond to, or prevent fraud, or to ensure the security of our network and services and safeguard the well-being of PT Q2 Technologies or the public.
  5. In the event of a merger and/or acquisition involving PT Q2 Technologies, Personal Data may be transferred to the merging or acquiring entity, as well as to any advisors representing parties involved in discussions related to such merger or acquisition.
  6. Principal, resellers, partners, sponsors, or service providers acting on our behalf in conjunction with the offering of PT Q2 Technologies’s products or services.
  7. Third-party marketing and advertising networks assisting in the promotion of our products on our Website and on third-party websites, such as Google for remarketing ads across the Internet.
  8. PT Q2 Technologies may also disclose general aggregate and anonymized information (e.g., statistical data) pertaining to the use of its Website.

5. Cross Border Data Transfers

  1. We may need to transfer Personal Data to countries where we and/or our service providers operate. These countries may have different data protection laws compared to the country where the data originated, potentially offering different levels of protection. By using our Website, you consent to such transfers. In cases where applicable to the services provided, we will establish agreements with our service providers to ensure a level of privacy consistent with the terms of this policy.
  2. Regarding the collection, use, and retention of Personal Data transferred from Indonesia, please note that PT Q2 Technologies remains compliant with all relevant laws concerning such transfers.

6. Protecting Your Personal Data

We aim to uphold top-tier security standards throughout our business operations. We have adopted suitable technical and organizational safeguards aligned with industry best practices. These safeguards are devised to prevent unauthorized access or unlawful handling of Personal Data and to mitigate the risk of accidental loss, destruction, or damage of such data. As part of these efforts, we have instituted several policies and procedures to guide us, covering aspects such as asset management, access control, physical security, personnel security, product security, cloud and network infrastructure security, third-party security, vulnerability management, security monitoring, and incident response.

7. Data Storage and Retention

We may store your Personal Data on both our own servers and those managed by third-party data hosting providers. As explained in Section 5 above (Cross Border Data Transfers), these servers may be situated globally. We will retain your Personal Data only for as long as necessary to fulfil the collection's intended purpose. Additionally, we may retain your Personal Data for the duration required to pursue our legitimate business interests, address any legal claims, and ensure compliance with legal obligations. In instances where we utilize your Personal Data for direct marketing, we will retain your data until you choose to opt-out of receiving marketing materials; however, certain data may need to be retained to maintain a record of your request.

8. Modifications to This Policy

PT Q2 Technologies reserves the right to amend this Privacy Policy at any time. In the event of a significant change, we will provide notice on this page and/or adjacent to the link leading to this page. These updates will become effective immediately for new Personal Data collected or provided from the date of the update, and within thirty (30) days for any Personal Data collected or provided to PT Q2 Technologies prior to the update. If you do not agree to the terms of the revised policy, please contact our Legal Department using the contact details provided in Section 11 below. We encourage you to periodically review this page for any updates.

9. Your Choices

We offer you various options regarding the use of Personal Data in relation to: (i) our marketing activities; and (ii) our utilization of cookies and similar technologies for interest-based advertising and website usage analysis

  1. You can choose to discontinue receiving our newsletter or marketing emails by following the unsubscribe instructions included in these emails, adjusting email preferences in your account settings page, or contacting us through q2.co.id. You can manage your preferences concerning our use of cookies and similar technologies, which are used to provide targeted interest-based advertisements and analyze your website usage, by referring to our Cookie Policy for guidance.
  2. Moreover, the laws in some jurisdictions may grant you various rights concerning our processing of Personal Data. These rights may include:
  1. The right to withdraw previously provided consent;
  2. The right to access specific data about you that we process;
  3. The right to rectify or update any Personal Data;
  4. The right to request the erasure of certain data;
  5. The right to temporarily suspend our processing of Personal Data;
  6. The right to receive Personal Data in a common machine-readable format;
  7. The right to object to our processing of Personal Data for direct marketing purposes or when we rely on legitimate interests as the lawful basis for processing your Personal Data; and
  8. The right to file a complaint with the relevant data protection authority.

We will address your requests promptly. Please note that these rights may be subject to limitations under applicable law. For further information on these rights or to exercise them, please contact PT Q2 Technologies at: legal@computradetech.com.

10. Social Media and Third-Party Services

Our Website may include a blog with a 'comments' section and several social media features, such as a 'share' button or links to third-party websites and services like

Facebook, X, YouTube, LinkedIn, and Instagram. When utilizing these features, certain data may be gathered by these third parties, such as your IP address or the specific page you are visiting on our website. Additionally, these third parties may set cookies to ensure the proper functioning of the features. Any data collected by these third parties is subject to their respective privacy policies. We encourage you to thoroughly review the privacy policies of these third parties.

11. Contact Us

If you have any questions or concerns regarding this Website Privacy Policy, the Personal Data we collect, PT Q2 Technologies's practices, or your interactions with the Website, please feel free to contact us. You can reach us via email at legal@computradetech.com or by physical mail addressed to: PT Q2 Technologies (Graha BIP 7th Floor Jl. Jend Gatot Subroto Kav 23, Jakarta, 12930, RT.2/RW.2, Karet Semanggi, Setiabudi, South Jakarta City, Jakarta 12930, (021) 80622298).