As Online Fraud Rises, 72% of Retail Brands Expect to Grow Fraud Teams

As Online Fraud Rises, 72% of Retail Brands Expect to Grow Fraud Teams

23/06/2021

Bisnis retail di seluruh dunia mulai meningkatkan alokasi budget dan kapasitas tim anti-fraud mereka dengan adanya kenaikan signifikan dalam berbagai jenis penipuan daring (online fraud) selama pandemi.

Sebanyak 72% dari merek retail tersebut berekspektasi untuk meningkatkan kapasitas tim anti-fraud di tahun depan, di mana 76% di antaranya memprediksikan bahwa budget yang akan mereka siapkan untuk menghalau fraud, akan meningkat dalam kurun waktu 12 bulan.

Fokus pada deteksi fraud dan peningkatan dalam upaya mencegah fraud ini diakibatkan oleh adanya peningkatan dari kasus seperti fraud pembayaran online, pengambilalihan akun, penyalahgunaan refund dan promosi seiring perubahan besar dari penjualan yang bergeser ke arah e-commerce akibat tutupnya toko-toko fisik di seluruh dunia. Isu fraud dalam dunia e-commerce ini juga nampaknya akan semakin memburuk sebelum bisa pulih kembali. Tentunya melakukan upaya mengurangi tindakan fraud dalam situasi ini secara manual merupakan hal yang sulit dan memakan biaya. Untuk itu dibutuhkan tim anti-fraud yang dilengkapi oleh teknologi mumpuni sesuai kebutuhan untuk membantu mendeteksi tindakan fraud dan memitigasi dampak dari fraud secara signifikan.

 

Hubungi marketing@q2.co.id untuk konsultasi seputar pencegahan dan penanganan fraud serta solusi cybersecurity lainnya!