6 Tips Keamanan IBM i dari Studi 2020 State of IBM i Security

6 Tips Keamanan IBM i dari Studi 2020 State of IBM i Security

25/06/2021

Setiap tahunnya dilakukan proses pemindaian keamanan terhadap server IBM i di seluruh dunia, dengan tujuan untuk menemukan celah atau titik lemah yang dapat membantu ahli keamanan IT dapat mengambil langkah tepat untuk melakukan antisipasi.

 

Studi oleh Helpsystems, sebagai salah satu partner dari Q2 Technologies ini menunjukkan kondisi keamanan sistem IBM i saat ini. Maka dari itu, bila Anda adalah salah satu orang yang bertanggungjawab untuk keamanan IBM i, mungkin Anda perlu secara baik mencermati tips-tips keamanan IBM i berikut ini:

 

-Buat Batasan dengan Exit Programs

Salah satu hal yang berdampak dalam meningkatkan keamanan IBM i Anda adalah dengan menggunakan solusi Exit Program. Titik Exit yang tidak aman merupakan celah yang cukup sering kita temui, dan juga merupakan bagian yang sangat penting untuk ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

 

-Batasi User Access ke Informasi Database

Cukup umum bahwa setiap user di organisasi memiliki akses terhadap data lebih daripada yang seharusnya. Situasi ini memancing adanya data breach dan melanggar hampir seluruh aturan compliance seperti HIPAA dan PCI DSS. User sebaiknya hanya memiliki akses ke data yang mereka butuhkan untuk bekerja, tidak lebih.

 

-Membatasi Akses IFS dan Pindai Sistem File Secara Berkala

Pastikan Anda memiliki kendali terhadap IFS, karena IFS terhubung dengan exit point. Seperti yang telah dijelaskan di atas pentingnya exit point tersebut. Jangan lupa melakukan scan / pindai secara berkala untuk menemukan adanya virus atau malware.

 

-Review Pengaturan System Value

Beberapa pengaturan system value berada pada posisi default, tetapi bukan berarti itu posisi yang benar. Pastikan System Value Anda sesuai dan pastikan posisi tersebut konsisten.

 

-Perkuat Kebijakan User Access

Pastikan pihak-pihak yang terhubung dengan jaringan sistem Anda memiliki kredential akses yang baik seperti password yang kuat. Menerapkan Single Sign On dan Multi-factor Authentication juga merupakan upaya yang efektif.

 

-Manfaatkan Teknologi dan Layanan Cybersecurity

Saat ini bukan hanya untuk keamanan IBM i, tetapi bagi ekosistem IT secara keseluruhan, Cybersecurity merupakan hal yang vital ada dalam organisasi. Jangan ragu untuk menggunakan teknologi dan layanan cybersecurity demi mencegah ancaman siber dan mengamankan sistem keamanan IT perusahaan Anda.

 

Bila Sistem IBM i merupakan bagian yang penting dalam organisasi Anda, yang Anda harus lakukan sekarang adalah dengan memeriksa konfigurasi keamanannya, salah satunya adalah dengan melakukan risk assessment.

Hubungi marketing@q2.co.id untuk konsultasi terkait sistem keamanan IBM i dan risk assessment untuk menilai keamanan sistem organisasi Anda serta solusi cybersecurity lainnya!